Perjalanan Karir Gianluigi Buffon

Perjalanan Karir Gianluigi Buffon

Pada 17/05/2018 menjadi salah satu hari yang bersejarah bagi Gianluigi Buffon, penjaga bawah mistar gawang ini memutuskan untuk pergi dari Si Nyonya Tua Juventus pada akhir musim 2018 ini . Pemain akrab disapa “Gigi” oleh rekan-rekannya, memilih mengakhiri karir di klub kuda Zebra Juventus. Karena klub yang ia perkuat, tidak lagi memperpanjang kontraknya di akhir musim 2018.

Mengawal gawang Juve selama 17 tahun yang sudah membesarkan namanya tersebut, Gigi mulai mengenakan seragam Juve tepat pada 3 Juli 2001. Pada hari tersebut dimana klub berjuluk “Bianconeri” tersebut memboyongnya ke turin untuk mengawal gawang Juventus sebagai pemain inti.

Kiper yang juga menjaga gawang timnas Italia ini, diboyong Juve dari Parma FC dengan nilai transfer mencapai 52 juta euro saat itu. Gigi adalah satu di antara beberapa pemain yang paling setia membela skuat Si Nyonya Tua, Disaat Juve harus terdegradasi ke kasta Serie B pada tahun 2006 silam. 

Penjaga gawang no 1 timnas ini memutuskan tetap bertahan bersama beberapa rekannya, yakni Alessandro Del Piero, Giorgio Chiellini, David Trezeguet, Mauro Camoranesi dan Pavel Nedved memilih setia bertahan dan berjuang bersama Juve di Serie B.

Peran besarnya sebagai penjaga gawang, juga kerap memberikan semangat bagi teman-temannya di Juve. Hanya 1 musim saja cukup bagi Gigi dan kawan-kawan untuk kembali ke kasta Serie A pada musim tahun 2007-2008. 

Setia membela Juve selama 17 tahun lamanya membela Bianconeri, kiper berusia lebih 43 tahun tersebut telah membantu Juve meraih sebanyak 21 juara, termasuk dua kali Scudetto yang dibatalkan akibat kasus Calciopoli pada tahun 2006.

Disamping gelar juara tersebut, Buffon belum pernah merasakan gelar juara di Eropa bersama Juve. Prestasi tertinggi di ajang Eropa bersama Juventus cuma melaju sampai runner-up Champions League pada tahun 2003, 2015, dan tahun 2017.

Gianluigi Buffon Pergi dari Juventus

Pada pertandingan terakhirnya, ia mengumumkan kepergiannya dari Juventus di hadapan publik Bianconeri. Usai meninggalkan Juve, “Gigi” belum juga memutuskan kemana akan dilanjutkan karir sepakbola seniornya tersebut.

Sempat terbesit dalam pikirannya, dalam beberapa hari ke depan sang kiper akan memutuskan pensiun sebagai pemain sepakbola. Sebab dirinya hanya berprinsip, tidak ingin mengakhiri karir di liga yang lebih dari rendah negara manapun.

Jika tidak lagi diperlukan oleh liga tertinggi dari sepakbola senior, lebih baik ia memutuskan gantung sepatu sebagai pemain di liga tertinggi. Jika memutuskan pensiun ia akan mengikuti kursus kepelatihan dan memulai lagi karir di luar lapangan sebagai pelatih.

Sepanjang karir sepakbolanya, pria kelahiran 28 Januari 1978 telah mencatatkan banyak prestasi yang gemilang. Dari berbagai prestasi Gigi Buffon sebagai Kiper Juventus telah melakoni 639 pertandingan di Serie-A bersama Bianconeri Juventus.

Setelah Selesai Kontraknya, Gianluigi Buffon juga resmi berstatus free transfer. Lebih mudahnya disebut pemain gratis tanpa klub. Klub dari manapun bisa membuka tawaran untuknya dengan gratis, cukup dengan persetujuan dirinya saja.

Gianluigi Buffon Pergi Dan Kembali Ke Juventus

Sampai pada musim 2019 klub raksasa Les Parisiens PSG resmi memboyongnya ke Prancis, dengan status free transfer untuk pemain berusia 43 tahun ini. Namun kontraknya 1 musim saja, setelah itu Buffon tidak lagi mau meneken kontrak perpanjangan bersama PSG.

Karena rencana besar dari klub PSG tersebut, Gigi di skenariokan menjadi kiper kedua yang akan menghuni bangku cadangan. Walaupun Buffon akan tetap gaji besar, namun ia tidak ingin sebagian besar waktunya duduk sebagai pemain cadangan.

Pada akhir kontraknya bersama PSG tahun 2018-2019, Gigi memutuskan pulang ke Italia. Publik dan suporter terkejut, Gianluigi Buffon kembali memperkuat gawang Juve, namun kali ini seperti berstatus coba-coba dengan kontrak durasi pendek, yang berdurasi hanya 1 tahun.